Kampung Cyber, Kampung Teknologi Yogyakarta

Indonesia memiliki beragam keunikan, dari perbedaan suku bangsa, Bahasa dan kebudayaan. Termasuk rakyatnya sendiri,memiliki keunikan dan cara masing-masing untuk mengekspresikan dirinya. Salah satunya warga di Yogyakarta, ia menuangkan ide kreatifnya membuat kampung melek teknologi untuk warga Yogyakarta yaitu kampung cyber. Kampung cyber ini didirikan oleh Antonius Sasongko pada tahun 2006 dan bekerja sama dengan pemda serta warga sekitar untuk menjadikan kampung ini melek teknologi dan sebagai objek wisata. Berawal dari keinginan masyarakat di sebuah kampung kecil agar tidak ketinggalan zaman dengan mengikuti perkembangan teknologi informasi , karena dengan mengikuti teknologiinformasi dapat membantu untuk mengejar ketertinggalan dan mengatasi kekurangan agar lebih maju. Dari tekad yang kuat dan kerja sama yang baik dengan warga sekitar akhirnya terbentuklah Kampung Cyber.

Agar mewujudkan kampung melek teknologi, di  kampung cyber ini seluruh rumah warga telah terpasang kabel- kabel untuk jaringan sehingga mereka mudah mengakses internet. Pusat dari jaringan internet di kampung cyber bertempat di setiap tempat tinggal ketua RT nya. Selain itu di area pos ronda kampung cyber pun terdapat hostpot gratis yang bisa dipakai khusus  warga RW 36. Tak perlu diragukan lagi , kemahiran anak-anak SD di Kampung Cyber ini karena hampir setiap sore hari anak-anak berkumpul di area pos ronda untuk berselancar di dunia maya.

Jika anda berkunjung ke kampung ini, anda bisa menikmati wifi gratis selama dua jam di kampung cyber ini. Wifi gratis jumlahnya terbatas untuk pengunjung, hanya 200 orang saja yang bisa menikmatinya. Selain itu di tempat ini anda juga bisa membeli buah tangan untuk keluarga anda, seperti gantungan kunci, kerajinan tangan ,batik dan masih banyak lagi. Ada yang unik dari nama jalan di kampung cyber ini, yaitu Jalan Zuckerberg dan jalan Rudiantara. Mark Zuckerberg dijadikan nama jalan karena pendiri facebook itu pernah berkunjung ke Kampung Cyber dan nama Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara dijadikan nama jalan karena Mekominfo itu langsung yang meresmikan jalan ini. Nama kedua orang yang terkenal itu sengaja dijadikan nama jalan untuk membuat kampung Cyber lebih terkenal.

Kampung Cyber berlokasi di Kampung Taman, kelurahan Patehan kota Yogyakarta. Walaupun kampung cyber terkenal dengan teknologi internetnya ,tapi media sosial tidak menghilangkan budaya tatap muka. Warga kampung cyber tetap sering bercengkrama dengan tetangga tanpa gadget di tangannya, karena secanggih apapun gadget yang kita pakai, jangan sampai menghilangkan silaturahmidengan orang sekitar. Pengawasan orang tua terhadap anak-anak saat menggunakan internet pun sangat diperhatikan, misalnya komputer diletakkan diruang tengah agar setiap anak bermain internet , orang tua bisa memantau selain itu wifi di pos siskamling pun telah terfilter dari hal-hal buruk.